Cerpen Singkat: Perjumpaan Tak Terduga di Pasir Jambak- Ketika Hati Bicara dalam Diam
PROLOG: Ketika langit tergores sebuah lengkungan pelangi, aku cemburu.. Bukan cemburu karena inda…
PROLOG: Ketika langit tergores sebuah lengkungan pelangi, aku cemburu.. Bukan cemburu karena inda…
“Bumi gonjang-ganjing, langit kerlap-kerlip, trek tek tek tek…”. “Woii Setan Alas! Deka…
Ilham terbangun dari mimpi. Masih terlihat jelas gambaran monumen itu. Tinggi, menjulang hampi…
Ia terbangun. Sisa-sisa kejadian semalam membuat pening kepalanya. Dengan sedikit tenaga. ia c…